Tuesday, November 8, 2011

Entrepreneur's Atittude [PART2]

Saya mau lanjut Part 2 nya nih tentang Entrepreneur’s Atittude. Sebelumnya saya beritahu kepada teman-teman yang membaca blog saya tidak usah heran terkadang postingan saya ngawur gak jelas kadang serius gak ketulungan karena itulah saya, Entrepreneur memiliki sisi eksentrik karena mereka sudah mengetahui diferensiasi tidak hanya di produk dagangnnya saja, begitu juga dengan karakternya.

Yang belum baca part 1 nya monggo di klik link berikut PART1

Oke kita lanjut yaa...


5. Kemampuan Melihat Gambaran Besar

Seorang Entrepreneur harus dapat melihat sebuah keputusan dengan sudut pandang yang holistik, maksudnya ? Satu keputusan harus kita lihat dari 4 pilar bisnis yaitu dari segi Finance ( Keuangan ), Marketing ( Pemasaran ), Operational ( Operasional ) & HumanResource ( Sumber Daya Manusia ). Misal saat saya ingin meluncurkan suatu produk saya harus memikirkan juga dari segi investasi, cara promosi, produksi, waktu pembuatan dan pekerja + sales representative yang mendukung kesuksesan dari produk yang saya keluarkan. Terkesan otak kiri banget, memang betul namun bila kita sering berlatih, membaca buku dan apalagi memiliki mentor yang berpengalaman gak perlu lama kurang dari 1 minggu kita bisa buat gebrakan dari keputusan yang kita buat.


6. People Person

Mau jadi nelayan, mau jadi orang tambang ujung-ujungnya ketemu Orang dan Cari Orang, betul ? Nah sebagai pebisnis sangatlah dituntut untuk fleksibel saat bertemu orang lain tidak perlu supel yang serba lebay dan SKSD, namun pebisnis haruslah ramah segarang apapun muka kita.

Entrepreneur sejati benar-benar memperhatikan hubungan khususnya kepada Investor, Tim Bisnis, Supplier dan Customer. Jalinlah hubungan dengan tulus jangan terus mengungkung diri, jalinlah hubungan dengan siapapun selain menambah pahala bisa juga jadi saluran rezeki dikemudian hari.

Tips : Belajarlah mengucapkan kata-kata ini bila ingin jadi Entrepreneur apapun kondisinya mau bete atau dimarahin customer : Maaf , Terima Kasih , Halo , Selamat pagi/siang/sore/malam, apa kabar, terima kasih atas masukannya, masukan anda memang sangat bermanfaat bagi kami, apa yang bisa kami bantu, anda memang hebat, wah hebat dan kata pujian lainnya namun jangan yg gombal-gombal banget ya.


7. Risk Taker dan Berani Gagal

Without Risk There is NO REWARD !!! bahkan seorang karyawan yang sukses berkarir dan menjadi TOP MANAGER pun tahu bahwa yang namanya keberhasilan pasti ada Risk nya. Orang – orang berhasil yang saya temui adalah Risk Taker sejati, tapi eit..eit..eit mereka gak gegabah loh. Memang mereka ambil keputusan dengan cepat yang membedakan mereka dengan orang banyak mikir adalah mereka menjadikan Risiko yang ada menjadi media mereka untuk bertumbuh, karena kepepet ide-ide bermunculan kerja pun menjadi gesit dan fokus, hasilnya ? SUKSES LUAR BIASA !!

If you worry too much about failing, you'll never start a business. You have to be willing to fail if you want to succeed. Kalimat yang selalu diucapkan mentor saya sederhana kalau dipraktekin bisa bikin galau bermalam-malam, butuh mental dan konsistensi untuk mewujudkan kata-kata tersebut. Di Bisnis sekalinya anda maju susah untuk mundur karena sudah ada tim bisnis dibelakang kita yang hidupnya juga tergantung dengan kita, that’s why kenapa banyak Entrepreneur penghasilannya gila-gilaan karena mereka sudah berpikir bukan hanya untuk dirinya namun Tim bisnisnya, otomatis REZEKINYA LEBIH BANYAK.


8. Fokus Pada Peluang

Keburuntungan datang dari peluang yang bertemu dengan kesiapan. Seorang Entrepreneur itu haruslah bervisi, dalam kondisi apapun visi nya haruslah jelas karena seorang entrepreneur itu tahu terkadang kesempatan-kesempatan hebat muncul disaat krisis.

Lebih jelasnya seperti apa sih bentuk peluang pada dunia bisnis ? Celah Pasar ( Market gap ) , Pelanggan Baru, Produk Baru, Peluang Kerja Sama, Pameran dan event-event bisnis pun termasuk. Intinya peluang itu dimana-mana, selama kita yakin itu Halal dan bermanfaat itu namanya PELUANG, dari kata PELUANG ada kata “UANG” jadi yang gak manfaatin PELUANG gak dapet UANG.

Kita bisa memanfaatkan peluang yang ada dengan menjadi follower dan mencari celah, namun hal terbaik yang bisa dilakukan adalah memanfaatkan peluang yang ada dengan inovasi yang kita punya, keep action dan lakukan jangan terlalu banyak berpikir.


9. Finacial Thinker

Pebisnis itu MATRE !! betul... sama halnya dengan karyawan yang kerja dari pagi sampai malam berharap di gaji, gak jauh beda, bedanya pebisnis punya kebebasan waktu. Kalau gak mau matre ? jadi aktivis sosial ! tapi butuh duit juga kan ?

Maukah kita membangun sebuah Organisasi Non-Profit Oriented tapi keuangannya nombok terus ? gak mau kan ? jadi apapun bisnisnya harus tetap sehat keuangannya kalau nombok terus lama kelamaan siapa yang mau nombokin ? masalah pembagian profit itu tergantung pribadi masing-masing.

Hal yang harus dipastikan adalah apakah setiap keputusan dan kerja sama yang kita lakukan ada manfaat bagi kesehatan bisnis kita ? bagaimana ke depannya akan menjadi investasi yang menguntungkan atau merugikan ? bagaimana 5 , 10 dan 15 tahun lagi ? apakah keputusan yang kita ambil ini bersifat investasi atau pengeluaran dengan manfaat yang sedikit ?

Setiap keputusan yang diiringi analisa keuangan yang tepat akan meminimalisir bocornya keuangan pada bisnis kita, pada UKM bisa berakibat fatal karena pondasi keuangan yang biasanya masih belum kokoh dibandingkan perusahan besar yang setiap biaya investasinya sudah dialokasikan dan sumber daya manusia nya sudah kokoh.

Nah seperti itulah atittude yang dimiliki Entrepreneur dari sudut pandang yang saya ketahui. Teman-teman boleh menambahkannya cukup dengan comment pada artikel ini. Syukur-syukur bila bermanfaat , boleh teman-teman share kepada teman-teman lainnya, bila ingin meng-copy tulisan saya alangkah baiknya teman-teman izin terlebih dahulu yaa.

No comments:

Post a Comment